Jul 09

Bahtsul Masail NU Provinsi Jawa Tengah PC NU Kabupaten Demak Menyelenggarakan Bahtsul

DEMAK – PC NU Kabupaten Demak menyelenggarakan Bahtsul masail NU Provinsi Jawa Tengah serta pelantikan Aswaja NU Centre Jawa Tengah di Pendopo Kasepuhan Kadilangu, Senin (8/7). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Demak, Drs. Joko Sutanto, Jajaran Forkopimda Kabupaten Demak, Para pengurus wilayah NU Provinsi Jawa Tengah, serta para pengurus cabang NU Kabupaten/Kota se Provinsi Jawa Tengah.
Bahtsul merupakan sebuah forum diskusi antar ahli keilmuan Islam, utamanya fikih di lingkungan pesantren-pesantren yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama (NU). Di forum tersebut, berbagai macam persoalan keagamaan yang belum ada hukumnya, belum dibahas ulama terdahulu, dibahas secara mendalam.
Bahtsul masail memiliki beberapa kekhasan. Di antaranya konsep bersama-sama yang melibatkan banyak orang dari berbagai macam disiplin ilmu, tidak mengutip langsung Al-Qur’an dan hadist, merujuk pendapat ulama terdahulu, mengutip teks-teks berbahasa Arab, dan para anggota yang bersidang di sebuah forum bahtsul masail tidak tetap atau berganti-ganti, namun tetap memiliki kecakapan dalam bidang keilmuan Islam.
Wakil Bupati Demak, Drs Joko Sutanto mengucapkan selamat atas pelantikan para pengurus aswaja NU Centre Jawa Tengah. Diharapkan eksistensi NU ditengah masyarakat semakin bertambah, lebih bermanfaat, dan berkualitas dalam membangun karakter umat Islam.
“Sebagai organisasi sosial keagamaan terbesar di Indonesia, NU telah memainkan peranan penting dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara. Dengan santri-santri yang sebagian dididik di pondok pesantren, dikenal aktif berkiprah dalam berorganisasi”. Kata Joko.
Joko mengapresiasi sikap para Nahdliyin yang anti kekerasan, anti terorisme, dan anti separatisme. Hal tersebut menjadikan NKRI dapat menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayahnya dari berbagai ancaman. Joko mengajak segenap keluarga besar NU untuk merapatkan barisan guna meningkatkan pembangunan di segala bidang.
“Tantangan yang dihadapi umat Islam kini cukup kompleks dan beragam. Jadikan forum ini sebagai ajang bertukar pikiran dan pendapat sehingga akan lahir rumusan dan gagasan yang dapat memecahkan berbagai masalah keagamaan. Dengan berdiskusi, bermusyawarah, akan melahirkan keputusan-keputusan yang lebih mashlahah”, pungkas Joko. (Humas Demak)

Bagikan