Jul 11

Pemanfaatan Teknologi Bagi Guru Madin di Demak

DEMAK – Guru madrasah harus mengikuti perkembangan teknologi dan memanfaatkan kemajuan teknologi. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Demak, Drs. Joko Sutanto saat kegiatan Pemberdayaan Tenaga Pendidik Non Formal (Guru Madin dan TPQ) di Pendopo Kabupaten Demak, Rabu (10/7).
“Guru madrasah merupakan benteng dalam menyikapi perkembangan Ilmu Teknologi”, katanya.
Dalam kesempatan tersebut Joko mengapresiasi prestasi Kabupaten Demak yang telah menjadi juara umum dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke 5 Tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di Kabupaten Demak. Hal tersebut tidak lepas dari peran para guru madrasah.
Joko berharap prestasi tersebut dapat dipertahankan. Kabupaten Demak menjadi juara umum tiga kali berturut-turut dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah kemaren. ”Saya harap prestasi ini dapat dipertahankan, dan tingkatkan terus, sehingga dapat mendapat prestasi lebih baik lagi di tingkat yang lebih tinggi.” pungkas Joko.
Kepala Bagia Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaetn Demak, Anang Badrul Kamal,S.Sos,M.Si. menjelaskan, kegiatan yang diselenggarakan secara rutin setiap tahunnya itu bertujuan untuk meningkatkan kinerja para guru Madin maupun TPQ.
Lebih lanjut Ia mengatakan, jumlah anak-anak madrasah hingga sekarang mencapai 300.000 anak. Para guru madrasah harus mendidik dan membimbing para anak didik sehingga menjadikan anak yang sholeh dan sholehah.
”Dalam era milenial sekarang ini, anak muda lebih kecanduan Gadget dari pada hal-hal yang lain. Di sinilah tantangan guru TPQ dan Madin untuk mengatasi hal tersebut”. tegas Anang. (Humas Demak)