Grebeg Besar Merupakan Aset Budaya Daerah yang Wajib Dilestarikan
>
>
Grebeg Besar Merupakan Aset Budaya Daerah yang Wajib Dilestarikan

DEMAK – Menjelang kegiatan budaya dan tradisi Grebeg Besar yang jatuh tepat tanggal 10 dzulhijah mendatang Pemkab Demak telah melakukan persiapan diantaranya acara Pisowanan Pimpinan Daerah dengan ahli waris Kanjeng Sunan Kalijaga di Kadilangu. Acara saling kunjung antar keduanya sudah merupakan tradisi yang selalu mengawali gelaran akbar grebeg besar Demak. Mengawali kunjungan tersebut Bupati Demak H.M. Natsir didampingi Wakil Bupati Djoko Sutanto, Sekda Demak Singgih Setyono dan pejabat OPD lainya diterima sesepuh ahli waris Sunan Kalijaga  H. R. Muhammad Cahyo Iman Santoso di ruang Ndalem SASONORENGGO Kadilangu senin (15/7). Turut menyambut kunjungan tersebut beberapa pengurus dan Lurah Kadilangu Marsono beserta staf.

Saat dikonfirmasi terkait kunjungan tersebut Kepala Kelurahan Kadilangu Marsono menjelaskan bahwa dalam kunjungan tersebut dibicarakan  persiapan awal acara penjamasan pusaka peninggalan Sunan agar dapat berjalan dengan baik dan lancar sebab kegiatan budaya dan tradisi grebeg besar ini adalah asset daerah yang harus dilestarikan, dengan terpilihnya  sesepuh baru dan langkah Rekonsiliasi antar pemangku  antara Kasepuhan dan Lembaga Adat yang sudah Menyatukan visi Diharapkan kedepannya seluruh pemangku makam Sunan Kalijaga bisa lebih mengedepankan kepentingan bersama demi nama besar Sunan Kali Jaga.

Dari kunjungan awal Bupati beserta jajaranya pihak kasepuhan Kadilangu berencana akan melakukan kunjungan balasan ke Pendopo Kabupaten Demak untuk membicarakan lebih intens terkait pelaksanaan iring iringan prajurit patang puluhan dari Pendopo Kabupaten ke Kasepuhan kadilangu yang membawa minyak  jamas dari keraton solo untuk menjamas pusaka sunan berupa Baju Onto Kusumo dan Keris Kiai Cerubuk. (fan)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart