Aug 08

6 Dimensi Menuju Demak Smart City Tahun 2020

DEMAK – Smart City mempunyai 6 dimensi penting yang berguna untuk memaksimalkan panerapannya. Diantaranya, smart economy, smart mobility, smart environment, smart people, smart living dan smart governance. Hal itu disampaikan oleh Sekkretaris Daerah Kabupaten Demak dr. Singgih Setyono, M.Kes. saat penyelenggaraan Bimbingan Teknis Tahap II gerakan Menuju 100 Smart City Kabupaten Demak, Rabu (7/8).
Singgih menegaskan bahwa dengan superteam, Demak Smart City yang ditargetkan pada tahun 2020 dipastikan dapat terwujud. Diharapkan, dengan smart city masyarakat dengan mudah mendapatkan pelayanan secara smart.
Senada dengan Sekda Demak, Direktorat Aplikasi Layanan Informatika dan Pemerintahan Ibeng Bambang Dwi Anggono mengatakan, tujuan dari smart city yang sebenarnya adalah masyarakat percaya pada pemerintahnya bahwa pemerintahnya benar benar amanah. Hal itu bisa dilihat dengan berbagai layanan smart yang disediakan oleh pemerintah.
Ibeng berharap, Pemerintah bisa melakukan kerjasama dengan pihak swasta untuk memudahkan layanan kepada masyarakat. Contoh, pembayaran pajak melalui Ovo.
Ia juga berharap, satu Kepala Dinas membuat satu inovasi setiap tahunnya, sementara, pihaknya akan menyediakan aplikasi untuk inovasi inovasi tersebut. Contohnya Posyandu Online.
Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Demak Dra. Endah Cahya Rini, MM menjelaskan, sebagai tindak lanjut kerjasama gerakan menuju 100 Smart City di Kabupaten Demak, Bimbingan teknis tahap I yang dilaksanakan pada 10 juli 2019 lalu telah menghasilkan Buku I (Analisis Strategi Smart Smart City Daerah). (Humas Demak)

Bagikan