Aug 12

Grebeg Besar, Budaya Tradisi Khas Demak

DEMAK – Tradisi Grebeg Besar Demak yang berlangsung setiap tanggal 10 Dzulhijjah bertepatan dengan Idul Adha merupakan budaya tradisional yang menjadi salah satu ciri khas Demak. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan pada Minggu (11/8/19) berlangsung sangat meriah.
Bupati Demak HM. Natsir saat ditemui di sela acara Grebeg Besar menjelaskan, kegiatan yang diikuti oleh seluruh masyarakat Kabupaten Demak tersebut diawali dengan iring iringan tumpeng sembilan yang dimulai dari Pendopo sampai Masjid Agung Demak pada malam takbiran (9 Dzulhijjah). Dilanjutkan dengan pengajian umum dalam rangka mensyukuri atas kenikmatan yang telah diterima. Pagi harinya, penyelenggaraan sholat Iedul Adha di masjid agung Demak yang dilanjutkan penyembelihan hewan kurban. Setelah itu, iring iringan minyak jamas yang diikuti oleh pasukan prajurit patangpuluhan menuju ke Kadilangu yang berjarak 2 Kilometer dari Pendopo Kabupaten Demak. Sesampai di Kadilangu, dilakukan penjamasan Pusaka peninggalan Sunan Kalijaga Kutang Ontokusumo dan Keris Kyai Crubuk.
“Tradiasi ini harus dilestarikan dan digali disesuaikan dengan perkembangan jaman,” katanya.
Ditambahkannya, kegiatan Grebeg Besar tersebut disertai pasar rakyat yang berlokasi di terminal pariwisata Tembiring Jogo Indah. “Tentu saja kegiatan semacam ini mampu meningkatkan PAD Kabupaten Demak,” terang Natsir.
Kepada masyarakat Kabupaten Demak dan sekitarnya, Bupati berharap, tradisi luar biasa tersebut harus tetap dilestarikan agar generasi muda tidak melupakan tradisi.
Sementara Wakil Bupati Demak Drs. Joko Sutanto, di tempat terpisah mengatakan, Pemerintah Kabupaten Demak akan lebih memanfaatkan moment tersebut untuk memperkenalkan produk UMKM Demak. Sehingga pengunjung disamping bisa menikmati hiburan, juga bisa melihat hasil perkembangan UMKM di Kabupaten Demak.
Melalui peran media, lanjut Joko, kegiatan itu diharapkan bisa menyedot lebih banyak wisatawan baik domestik maupun asing yang ujungnya bisa meningkatkan PAD.
Sekretaris Daerah Kabupaten Demak dr.Singgih Setyono, M.Kes. menambahkan, Pemkab Demak selalu melakukan inovasi. Pada tahun depan iring-iringan tumpeng mungkin beda dari biasanya karena lebih variatif sehingga makin menarik. Kemungkinan pihaknya akan menggunakan jasa Event Organizer untuk menghandle kegiatan tersebut agar tampilannya lebih menarik.
Diakuinya, media sangat membantu dalam mempromosikan Grebeg Besar. “Kami sudah promosikan melalui media sosial seperti Facebook, twitter, Instagram, Youtube dan Web yang kami punya,” pungkasnya. (Humas Demak)

Bagikan