Pidato Kenegaraan Presiden Tahun 2019
>
>
Pidato Kenegaraan Presiden Tahun 2019

DEMAK – Bupati Demak dan Wakil Bupati Drs. Joko Sutanto beserta para Anggota Dewan mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo di Gedung DPRD Kabupaten Demak, Jumat (16/8).
Turut hadir dalam kegiatan itu pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Demak, perwakilan akademisi, Kepala Instansi vertikal dan lainnya.
Rapat Paripurna Istimewa itu agenda acaranya memang mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam rangka HUT ke 74 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Ketua Sementara DPRD Kabupaten Demak, Fahrudin Bisri Slamet dan didampingi wakil ketua sementara Zayinul Fata, SE saat membuka rapat menyampaikan bahwa mendengarkan pidato kenegaraan presiden merupakan agenda nasional yang diikuti daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota pada bulan Agustus. “Hal itu berdasarkan surat resmi dari DPR RI, agar DPRD menggelar paripurna mendengarkan pidato kenegaraan di daerah,” katanya.
Bisri mengatakan sampai dengan sekarang ini jumlah anggota dewan yang hadir sebanyak 41 anggota dari jumlah total 50.
Dalam pidato yang didengarkan, Presiden RI Jokowi menyampaikan, Sekarang ini, Indonesia menghadapi tantangan yang berbeda. Akan tetapi, semangat itu harus terus menyala di hati kita semua. “Kita berada di era ketika dunia berubah dengan sangat cepat, tetapi kita tidak boleh kehilangan bintang penjuru. Kita harus berani menerima era keterbukaan sejagad. Kita tidak boleh kehilangan persatuan dan persaudaraan. Kita masuk dalam era kompetisi antarnegara yang semakin sengit. Akan tetapi, kita tidak boleh berhenti berkreasi dan berinovasi,” ungkapnya.
Ditambahkannya, Visi yang sama juga harus hidup dalam kerja kita semua, di semua lembaga negara. Check and balances antarlembaga negara sangat penting, tetapi harus berada dalam bingkai yang sama, satu visi besar Indonesia Maju. Indonesia yang nyaman bagi seluruh anak bangsa, yang sejahtera, yang adil dan makmur, yang dihormati dan disegani oleh bangsabangsa lain di dunia. “Saya yakin dalam bingkai visi yang sama, kita makin kuat, kita makin solid, dan menjadi pemenang dalam kompetisi global. Pencapaian visi besar harus kita percepat. Tidak ada jalan lain bagi kita semua, selain meninggalkan cara-cara lama dan beradaptasi dengan cara-cara baru,” ujarnya.
Selain itu, Jokowi menegaskan bahwa Kita butuh terobosan-terobosan baru untuk menjawab harapan rakyat yang makin meningkat. Kita butuh lompatan-lompatan kemajuan untuk meningkatkan kepercayaan dan kecintaan rakyat. Kita butuh karyakarya nyata agar Lembaga-Lembaga Negara menjadi institusi yang kuat dan berwibawa. “Untuk menjadi kuat, kita tidak bisa lagi berjalan sendiri-sendiri. Ego lembaga harus diruntuhkan, sehingga karya-karya baru dapat diciptakan bersama-sama. Ego sektoral yang terkotak-kotak sudah tidak relevan lagi dan harus ditinggalkan. Kolaborasi dan sinergi antarlembaga harus ditingkatkan,” pungkasnya. (Humas Demak)

Bagikan
Jam (Aktif) With JavaScript

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart