Dinkesda Demak Gelar FGD Optimalisasi Pelayanan FKTP untuk Perkuat Promotif Preventif dan Kendali Rujukan
DEMAK – Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kesehatan tingkat pertama (FKTP), Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menggelar Focus Group Discussion (FGD) Optimalisasi Pelayanan FKTP melalui Review Rujukan serta Penguatan Pelayanan Promotif dan Preventif Puskesmas se-Kabupaten Demak. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 3 Februari 2026, pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, bertempat di Aula Puskesmas Guntur I.
FGD ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkesda Kabupaten Demak, Ketua Tim Tata Kelola Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan, beserta tim teknis. Selain itu, kegiatan juga melibatkan Kepala Puskesmas dan PIC BPJS Kesehatan dari 13 Puskesmas, yakni Puskesmas Mranggen I, II, dan III; Kebonagung; Dempet; Wonosalam I dan II; Sayung I dan II; Guntur I dan II; Karangawen I dan II. Turut hadir pula Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Demak beserta tim, serta Tim BPJS Kesehatan Kantor Cabang Semarang.
Kegiatan FGD ini merupakan bagian dari Monitoring dan Evaluasi capaian pelayanan promotif dan preventif tahun 2025, sekaligus upaya strategis untuk menguatkan peran FKTP dalam menjaga kesehatan peserta JKN, khususnya penderita penyakit kronis, agar mendapatkan pelayanan yang komprehensif dan berkesinambungan di tahun 2026.
Dian Arisanti, S.Si.Apt, MH.Kes. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkesda Kabupaten Demak dalam arahannya menyampaikan bahwa optimalisasi pelayanan di FKTP harus menjadi prioritas bersama agar pelayanan kesehatan lebih efektif dan efisien.
“Pelayanan promotif dan preventif di Puskesmas harus terus diperkuat. Dengan penguatan peran FKTP, rujukan ke rumah sakit dapat lebih terkendali, dan status kesehatan masyarakat, khususnya penderita penyakit kronis, dapat terjaga secara optimal”, tegasnya.
Sementara itu, Wahyu Andriyanto, SKM, S.Kep., Ners., M.K.M Ketua Tim Tata Kelola Fasilitas dan Mutu Pelayanan Kesehatan Dinkesda Kabupaten Demak menekankan pentingnya sinergi antara Puskesmas dan BPJS Kesehatan dalam mendukung peningkatan mutu layanan.
“Melalui FGD ini, kita menyamakan persepsi terkait alur rujukan, capaian indikator promotif preventif, serta strategi perbaikan pelayanan. Harapannya, seluruh FKTP dapat menjalankan fungsi pelayanan primer secara maksimal dan berorientasi pada mutu”, jelasnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta FGD aktif berdiskusi terkait evaluasi pola rujukan, capaian indikator promotif preventif, serta tantangan pelaksanaan pelayanan penyakit kronis di FKTP. Hasil diskusi ini diharapkan menjadi bahan perumusan rekomendasi dan langkah perbaikan strategis guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Demak.
Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan, pendampingan, serta evaluasi berkelanjutan terhadap FKTP, sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan benar-benar berdampak pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat. (Kesmas_Promkes PM)
