Komunikasi dan Kordinasi Penanganan Para Pedagang di Alun-alun Demak

DEMAK - Dinas Pariwisata Kabupaten Demak melakukan komunikasi dengan Dindagkop UKM Kabupaten Demak. Pertemuan ini dilaksanakan senin (5/2/2024) di gedung TIC Demak lantai dua “ gedung pusat informasi wisata dan showroom UKM”.

Pertemuan ini membahas untuk penanganan para pedagang yang ada di alun alun Demak. Untuk menangani masalah tersebut dirasa perlu komunikasi dan kordinasi antara Dinas Pariwisata dan Dindagkop UKM kab. Demak. Dari Dinas Pariwisata Demak hadir Bambang Purnomo dan Endang Suryaningsih sebagai perwakilan.

Selain dari dua Dinas tersebut hadir pula perwakilan dari paguyuban pedagang. Sehingga aspirasi dari mereka sebagai bahan pertimbangan untuk dicarikan solusi terbaik. Solusi ini pun harus memenangkan oleh semua pihak yang terlibat baik pemerintah, pedagang adataupun masyarakat.

Para pedagang yang menjajakan barang dan jasanya di alun alun Demak dirasa atau dianggap menggangu keindahan kota. Selain tersebut dengan adanya pedagang yang berjualan dialun alun Demak juga mempengaruhi pendapatan para pedagang yang ada di Pujasera. Karena para pedagang Pujasera membayar sewa untuk berdagang.

Selanjutnya permasalahan tentang para pedagang yang berjualan di sekitar alun alun harus ditertibkan. Selain ditertibkan juga perlu ada relokasi sehingga para pedagang tetap bisa menafkahi keluarganya. Tetapi bukan di alun alun Demak harus ada peran pemerintah dan kebijakan yang bisa menguntungkan semua pihak.

Hasil pertemuan ini selanjutnya akan disampaikan kepada Bupati Demak agar ada relokasi tempat yang tepat. Tempat tersebut tentunya juga harus strategis dan banyak dikunjungi masyarakat. Harapannya para pedagang di akomodir dan tidak kembali ke alun alun Demak. Sehingga Demak nampak indah, asri dan Lestari. (Dinpar/Eza)