SPELING-MELESAT Hadir di Bedono, Dinkesda Demak Dekatkan Layanan Dokter Spesialis ke Masyarakat

DEMAK — Upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat terus dilakukan oleh Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui program SPELING-MELESAT (Spesialis Keliling – Mendekatkan Pelayanan Kesehatan Kepada Masyarakat) yang digelar di SD Negeri Bedono 1, Rabu (6/5).

Program ini merupakan bagian dari inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan spesialistik, khususnya bagi masyarakat di wilayah pesisir dan daerah dengan keterbatasan akses fasilitas kesehatan.

Kegiatan ini menghadirkan layanan dokter spesialis bekerja sama dengan Queen Latifah Hospital, serta melibatkan tim dari Dinkesda dan Puskesmas Sayung 1.

Sebanyak 82 masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan, meliputi:

  • Spesialis Penyakit Dalam: 64 orang
  • Spesialis Obgyn: 13 orang

“Program ini sangat membantu masyarakat agar bisa mendapatkan layanan dokter spesialis tanpa harus jauh ke rumah sakit”, ujar tim pelaksana.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah kasus penyakit yang cukup dominan, antara lain:

  • Hipertensi (HT)
  • Diabetes Melitus (DM)
  • Kombinasi HT dan DM
  • Osteoarthritis (OA)
  • Infeksi saluran pernapasan (ISPA)
  • Gastritis, myalgia, hingga keluhan lainnya

Temuan ini menunjukkan pentingnya deteksi dini dan pengendalian penyakit tidak menular di masyarakat.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan pengobatan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya.

Kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, hingga pemerintah desa, menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini.

“Harapannya, masyarakat semakin sadar pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin”, tambahnya.

Melalui SPELING-MELESAT, Dinkesda Demak menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa layanan kesehatan, termasuk dokter spesialis, dapat diakses oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali”, pungkasnya. (Kesmas_Promkes PM)