Tingkatkan Capaian Imunisasi, Dinkesda Demak Lakukan Monev di Puskesmas dan Klinik Swasta

DEMAK – Kamis, 26 Juni 2025 Guna memastikan kelancaran dan efektivitas pelaksanaan program imunisasi rutin, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Demak melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi, menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Program Imunisasi.

Kegiatan ini berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai, mencakup tiga lokasi pelayanan kesehatan yaitu Puskesmas Karanganyar 1, Puskesmas Karanganyar 2, dan Klinik dr. Indah Susanti.

Monitoring ini bertujuan mengevaluasi capaian program imunisasi rutin, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta merumuskan langkah-langkah tindak lanjut yang strategis dan aplikatif. Evaluasi dilakukan terhadap sistem pencatatan, pelaporan, ketersediaan logistik vaksin, serta penggunaan aplikasi SMILE (Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik).

Dalam keterangannya, Ketua Tim Kerja Surveilans dan Imunisasi Dinkesda Demak, Darto Wahab, S.Kep., Ners, menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari upaya penguatan sistem imunisasi daerah.

“Monitoring bukan sekadar menilai angka cakupan, tapi juga memastikan sistemnya berjalan—dari pelaporan, distribusi vaksin, hingga kesiapan petugas di lapangan”, jelas Darto Wahab

“Kami ingin setiap fasilitas kesehatan memahami peran strategis mereka dalam menjaga cakupan imunisasi yang merata”.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para pemangku kepentingan di wilayah kerja. Kepala Puskesmas Karanganyar 1, dr. Indah Susanti, menyampaikan bahwa monev ini mendorong sinergi lintas tim dan menyegarkan kembali komitmen tenaga kesehatan terhadap target program.

“Dengan pendampingan langsung dari tim kabupaten, kami jadi bisa mengidentifikasi titik-titik lemah dan langsung menyusun perbaikannya. Ini sangat membantu dalam menjaga kualitas layanan imunisasi”, ujarnya.

Koordinator Imunisasi Puskesmas Karanganyar 2, juga menyampaikan pentingnya monev dalam menjaga akurasi data dan kelancaran input ke sistem SMILE.

“Kami jadi lebih paham pentingnya konsistensi pelaporan harian dan pemutakhiran data. Ini jadi bahan evaluasi kami ke depan”, katanya.

Dari Klinik dr. Indah Susanti, sebagai fasilitas kesehatan swasta yang turut serta dalam pelaksanaan imunisasi, pihak pimpinan juga menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah.

“Kami terbuka terhadap supervisi seperti ini. Tujuan akhirnya sama: melindungi anak-anak Indonesia dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi”, ujar dr. Indah.

Kegiatan diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut dan komitmen bersama untuk mendorong capaian imunisasi yang lebih baik dan berkelanjutan di Kabupaten Demak. (Kesmas_Promkes PM)