Khawatir Tertular, 30 Warga Desa Ngelokulon Jalani Rapid Tes
>
>
Khawatir Tertular, 30 Warga Desa Ngelokulon Jalani Rapid Tes

DEMAK – Sebanyak 30 orang warga desa Ngelokulon kecamatan Mijen menjalani rapid tes dibalai desa setempat. Pengambilan sampel darah ke 30 orang yang masih berstatus ODP dilakukan oleh tim kesehatan puskesmas. Turut mendampingi pengambilan sample Babinsa Pld. M. Sulkhan anggota koramil, bhabinkabtimas dari polsek Mijen dan aparat desa.

Menurut kepala Puskesmas dr. Indah, Rabu (27/5) saat dihubungi via telpon menyampaikan, ” Rapid tes tersebut kita lakukan mengingat 30 warga ini berstatus ODP, sebab mereka melakukan mudik dan pulang kampung berasal dari zona merah”. Jelas indah.

kepala puskesmas yang memimpin langsung pelaksanaan rapid tes ini juga menjelaskan, bahwa warga tersebut juga menjalani karantina mandiri selama 14 hari sejak kedatanganya. Sehingga pihaknya juga berkewajiban melakukan rapid tes untuk mengantisipasi dan pencegahan penyebaran serta untuk mengetahui ada tidaknya yang tertular positif Covid-19.

Ditambahkanya Rapid test merupakan skrining awal untuk mendeteksi antibodi, yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus. Sehingga untuk mengetahui tertular covid-19 harus dilakukan tes swab yang membutuhkan waktu hampir satu minggu.

Disisi lain aparat desa yang berkoordinasi dengan Babinsa dan bhabinkamtibas selalu mengimbau dan mensosialisasikan kepada warga agar turut peduli terhadap lingkungan terutama turut memantau kedatangan warganya yang berasal dari luar kota. Untuk segara melaporkan jika ada warga yang baru kembali dari perantauan kepada petugas atau pihak Rt/Rw agar nantinya diambil langkah penanganan. (kominfo)

Bagikan

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart