Berdaulat dan Mandiri Siap Hadapi Pandemi
DEMAK - Tepat pada hari ini bangsa Indonesia merayakan hari kemerdekaan yang ke-76. Perayaan ditandai dengan upacara detik-detik proklamasi kemerdekaan yang dilaksanakan Pemkab Demak pada Selasa (17/8) di lapangan Setda. Bupati Demak dr. Hj. Eisti'anah, SE. bertindak selaku inspektur upacara, dan diikuti oleh jajaran forkopimda kabupaten Demak.
Jumla peserta upacara juga dibatasi, hanya ditunjjuk beberapa orang dari TNI, POLRI dan ASN untuk mengikuti secara langsung dengan menerapkan prokes secara ketat mengingat masih suasana pandemi Covid 19. Selebihnya peserta mengikuti upacara secara daring melalui YouTube dan Zoom meeting.
Pada kesempatan itu Bupati membacakan sambutan gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam amanatnya, bahwa selama dua tahun ini bangsa Indonesia masih dilingkupi situasi pandemi Covid 19 yang telah meruntuhkan hampir semua sektor di tanah air. Namun justru pandemi itu harus dihadapi dengan semangat untuk menjadi bangsa yang berdaulat dan mandiri. "Kita harus jadikan Covid 19 sebagai semangat menjadi bangsa yang berdaulat dan mandiri, kita harus mampu menciptakan obat-obatan, vaksin dan peralatan laboratorium sendiri untuk menuntaskan pandemi ini sehingga kita pun siap jika di suatu masa nanti dihadapkan lagi dengan pandemi serupa", ungkap Bupati.
"Proklamasi bukanlah ujung dari perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia. Nyatanya setelah itu banyak sekali pertempuran yang dihadapi seperti agresi militer Belanda, pertempuran di Surabaya, pertempuran lima hai di Semarang, pertempuran Ambarawa dan pembebasan Irian Barat serta pemberontakan dari dalam negeri sendiri", tambahnya.
"Kita jangan menjadi keledai yang selalu terjerumus dalam lubang yang sama. Lambang negara kita adalah garuda yang kuat untuk terbang mecapai cita-cita", pungkas Bupati.
Acara tambahan sebelum upacara berakhir, bupati menyerahkan remisi kepada 2 narapidana kelas l b Demak masing masing satu bulan dan 4 bulan. (Kominfo-MK)
