Cabor Gulat Porprov XVII Jateng Dibuka Bupati Demak, 147 Pegulat Turut Kompetisi
DEMAK - Bupati Demak Eisti’anah menyambut para atlet, pelatih, dan ofisial cabor Gulat dari kabupaten/kota se-Jawa Tengah dalam acara pembukaan cabang olahraga (cabor) gulat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026 di Wisma Halim, Desa Karangrejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Demak, Rabu (28/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eisti'anah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Demak sebagai tuan rumah penyelenggaraan cabor gulat. Ia berharap ajang ini tidak sekadar menjadi kompetisi untuk memperebutkan medali, tetapi juga menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan atlet di masing-masing daerah.
Menurutnya, melalui kompetisi tersebut diharapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi dan nantinya mewakili Provinsi Jawa Tengah dalam kompetisi nasional.
"Atlet yang meraih kemenangan diharapkan tidak bersikap jumawa, sedangkan atlet yang belum berhasil diminta tidak berkecil hati dan menjadikan hasil pertandingan sebagai motivasi untuk meningkatkan kemampuan", kata Eisti.
Selain itu, ia mengajak para peserta memanfaatkan kesempatan berada di Kabupaten Demak untuk mengenal potensi wisata religi dan kuliner lokal. Kehadiran para kontingen diharapkan turut memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat
Sementara Ketua Panitia Pelaksana Cabor Gulat Porprov XVII Jawa Tengah 2026, Sukarjo, melaporkan bahwa pertandingan berlangsung selama empat hari, mulai 27 hingga 30 Oktober 2026, bertempat di Wisma Halim, Kabupaten Demak.
Di sebutkan kompetisi Gulat diikuti 147 atlet dan 37 pelatih dari 20 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang telah lolos babak prakualifikasi, dengan total 184 peserta.
"Pertandingan mempertandingkan tiga kategori, yakni gaya Grego, gaya bebas putra, dan gaya bebas putri, dengan total 18 kelas yang memperebutkan 18 medali emas", kata Sukardjo.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari KONI Jawa Tengah, KONI Kabupaten Demak, serta Pemerintah Kabupaten Demak. Adapun para atlet dan ofisial ditempatkan di sejumlah lokasi penginapan di wilayah Kabupaten Demak karena keterbatasan hotel berkapasitas besar yang representatif.
Sukarjo juga menyambut kedatangan para atlet, ofisial, manajer kontingen, serta keluarga pendamping dari berbagai daerah. Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan waktu selama berada di Demak untuk mengunjungi destinasi wisata religi, seperti Masjid Agung Demak, makam Sultan Fatah, dan makam Sunan Kalijaga, sekaligus menikmati beragam kuliner khas daerah. (Red-kmf/apj).
