Dinkesda Demak Distribusikan Obat dan BMHP untuk Dukung Pelayanan Puskesmas
DEMAK – Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui Tim Kefarmasian, Alat Kesehatan, dan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga (PKRT) melaksanakan kegiatan distribusi obat dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) pada Rabu (8/7/2026) di Puskesmas Karanganyar 1 dan Puskesmas Karanganyar 2.
Kegiatan ini melibatkan staf kefarmasian Dinkesda serta petugas farmasi dari masing-masing puskesmas sebagai upaya memastikan ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan di unit pelayanan.
Distribusi obat dan BMHP merupakan bagian penting dalam sistem pengelolaan logistik kesehatan, yang mencakup proses pengeluaran dan pengiriman obat secara tepat jenis, tepat jumlah, serta merata dan teratur sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan.
Ketua Tim Kefarmasian Dinkesda Kabupaten Demak Farida Kurniati, SF.Apt menyampaikan bahwa distribusi yang terencana menjadi faktor utama dalam menjamin kelancaran pelayanan kesehatan.
“Melalui distribusi yang tepat dan terjadwal, kami memastikan obat dan BMHP selalu tersedia saat dibutuhkan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal”, ujarnya.
Selain itu, proses distribusi juga memperhatikan aspek mutu dan keamanan obat selama pengiriman, agar tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Petugas farmasi puskesmas menambahkan bahwa ketersediaan obat yang cukup sangat mendukung kualitas pelayanan kesehatan.
“Distribusi yang merata dan tepat waktu membantu kami dalam memenuhi kebutuhan pelayanan serta menjaga penggunaan obat tetap efektif dan efisien”, jelasnya.
Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjamin pemerataan kecukupan obat sesuai kebutuhan program kesehatan serta mendukung efisiensi penggunaan anggaran di unit pelayanan kesehatan.
Melalui distribusi obat dan BMHP yang optimal, diharapkan seluruh puskesmas di Kabupaten Demak dapat terus memberikan pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Dinkesda Kabupaten Demak berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan dan mutu obat sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan kesehatan. (Kesmas_Promkes PM)
