Dinkesda Demak Intensifkan Rumah Gizi Balita, Tekan Risiko Stunting di Desa Kedungkarang

DEMAK – Upaya percepatan penurunan stunting terus digencarkan oleh Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui kegiatan Rumah Gizi Balita Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Kedungkarang, Kecamatan Wedung, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan ini melibatkan Tim Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinkesda, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Tengah, Tim Puskesmas Wedung II, kader kesehatan desa, serta 13 ibu yang memiliki balita dengan kondisi stunted dan gizi kurang.

Rumah Gizi Balita merupakan bentuk intervensi edukatif dan promotif yang menyasar ibu/pengasuh balita serta keluarga, sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran dalam pemenuhan gizi anak serta pencegahan stunting sejak dini.

Perwakilan Tim Kesga Gizi Dinkesda Kabupaten Demak menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung terwujudnya generasi emas Indonesia Tahun 2045.

“Melalui Rumah Gizi Balita, kami memberikan edukasi langsung kepada ibu dan keluarga tentang pola asuh, pemenuhan gizi, serta pentingnya pemanfaatan Buku KIA sebagai panduan kesehatan anak”, ujarnya.

Selain edukasi, kegiatan ini juga menghadirkan pemeriksaan kesehatan oleh dokter spesialis anak dari IDAI Jawa Tengah guna memastikan kondisi kesehatan balita dan memberikan rekomendasi penanganan yang tepat.

Perwakilan tenaga kesehatan dari Puskesmas Wedung II menambahkan bahwa keterlibatan kader dan keluarga menjadi kunci keberhasilan program ini.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, keluarga semakin aktif memantau tumbuh kembang anak dan melakukan upaya perbaikan gizi secara berkelanjutan”, jelasnya.

Dengan pendekatan edukatif, pemeriksaan langsung, serta pendampingan keluarga, diharapkan kegiatan Rumah Gizi Balita mampu meningkatkan status gizi balita dan menurunkan angka stunting di Kabupaten Demak secara signifikan.

Dinkesda Kabupaten Demak berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program ini sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas kesehatan generasi masa depan. (Kesmas_Promkes PM)