Grand Final Lomba Video Konten Literasi SMA Sederajat Digelar Meriah di Dinas Perpustakaan Demak
DEMAK – Selasa 2 Desember 2025, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak menggelar Grand Final Lomba Video Konten Literasi Tingkat SMA/SMK/MA di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Sebanyak 10 finalis dari berbagai sekolah menengah atas di Kabupaten Demak bersaing menampilkan kreativitas terbaik mereka dalam menghasilkan karya video literasi yang edukatif, inspiratif, dan relevan dengan perkembangan teknologi serta budaya membaca di era digital.
Kegiatan diawali sambutan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak, Agung Hidayanto, S.Sos., M.M., yang menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat dan kemampuan dalam mengembangkan literasi digital. Ia menegaskan bahwa generasi muda hari ini harus mampu memanfaatkan media digital secara bijak dan kreatif sehingga dapat menghasilkan konten positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Agung menambahkan bahwa lomba ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga ruang ekspresi untuk memperkuat budaya literasi di kalangan pelajar. Selanjutnya, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Demak, Amir Mahmud, S.Sos., M.T., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kemampuan membuat konten literasi merupakan keterampilan penting di tengah pesatnya arus informasi. Ia berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan generasi yang cakap media, mampu menyaring informasi, dan memiliki kepekaan untuk menyebarkan konten yang mendidik serta membangun suasana digital yang sehat.
Setelah penilaian dewan juri, diumumkan tiga pemenang terbaik, yaitu Juara 1 diraih oleh SMA Negeri 1 Mranggen, Juara 2 oleh SMK Pontren Darussalam Demak, dan Juara 3 oleh SMA Negeri 1 Karanganyar Demak. Para pemenang menerima piagam penghargaan, piala, dan hadiah pembinaan atas prestasi yang mereka raih. Melalui kegiatan ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak berharap semakin banyak pelajar yang termotivasi untuk mengembangkan kreativitas dalam dunia literasi digital serta menjadi agen positif dalam mempromosikan budaya membaca di media sosial. (perpusar(
