Monev Cek Kesehatan Gratis (CKG), Dinkesda Demak Perkuat Deteksi Dini Penyakit di Masyarakat
DEMAK — Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak terus mengakselerasi upaya deteksi dini penyakit melalui kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan di Desa Kedunguter, Kecamatan Karangtengah serta di RS Pelita Anugerah Mranggen, Rabu (1/4/2026).
Kegiatan ini melibatkan lintas program dan lintas fasilitas pelayanan kesehatan, di antaranya Tim Kesehatan Lingkungan dan Kesehatan Jiwa, Tim Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM), Tim Farmasi dan Makanan-Minuman, Tim Pelayanan Kesehatan, serta dukungan dari Puskesmas Karangtengah dan Puskesmas Mranggen 1.
Pelaksanaan Monev ini bertujuan memastikan kegiatan CKG berjalan optimal, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mengevaluasi kualitas layanan skrining kesehatan yang diberikan di tingkat komunitas maupun fasilitas rujukan.
Di Desa Kedunguter, kegiatan CKG menargetkan 100 orang dengan capaian pemeriksaan sebanyak 90 orang. Dari hasil skrining, ditemukan beberapa kondisi kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut, antara lain:
- Penyakit menular dan saluran pernapasan: Tuberkulosis (6 kasus), PPOK (1), asma (1), bronkitis akut (1), serta ISPA (3 kasus)
- Penyakit tidak menular: Hipertensi (18), diabetes melitus (21), osteoartritis (7), gagal jantung/CHF (2)
- Keluhan umum lainnya: Cephalgia/sakit kepala (11), myalgia (6), dermatitis (1)
- Kasus rujukan: 4 kasus dari skrining umum dan 1 kasus dari layanan lainnya
- Layanan kesehatan perempuan (Obgyn): 18 orang
Sementara itu, pelaksanaan CKG di RS Pelita Anugerah Mranggen menunjukkan antusiasme tinggi masyarakat, dengan total sasaran 349 orang dan capaian hari pertama sebanyak 188 orang yang telah mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis.
Melalui kegiatan ini, Dinkesda Demak menegaskan pentingnya deteksi dini dalam pengendalian penyakit, baik menular maupun tidak menular.
Beberapa tujuan utama dari pelaksanaan CKG meliputi:
- Mengidentifikasi faktor risiko kesehatan di masyarakat
- Mendeteksi kondisi pra-penyakit sebelum berkembang menjadi penyakit
- Menemukan kasus penyakit sejak dini untuk mencegah keparahan
- Mendorong intervensi cepat melalui rujukan dan tindak lanjut layanan
Pendekatan ini menjadi bagian penting dalam strategi promotif dan preventif yang terus diperkuat di Kabupaten Demak. Keberhasilan pelaksanaan CKG tidak terlepas dari sinergi lintas program dan lintas sektor. Setiap tim memiliki peran strategis dalam memastikan pelayanan berjalan komprehensif, mulai dari skrining, pencatatan, edukasi, hingga tindak lanjut kasus.
Kolaborasi antara puskesmas dan rumah sakit juga menjadi kunci dalam memastikan kesinambungan pelayanan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan penanganan lebih lanjut melalui sistem rujukan.
Melalui kegiatan Monev CKG ini, Dinkesda Kabupaten Demak menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem kesehatan yang proaktif, berbasis data, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Program CKG diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. (Kesmas_Promkes PM)
