Panen Raya Kacang Hijau, Harga Relatif Baik

DEMAK –Dengan menaiki Combine Bupati Demak Eisti’anah memanen Kacang hijau bersama Kelompok Tani Karya Bakti Tlogosih Desa Tlogosih Kecamatan Kebonagung. Dalam panen raya tersebut lahan yang siap dipanen seluas 340 hektare.

Bupati Eisti'anah bersama Forkopimda dalam dialog dengan petani kacang hijau mendapat beragam keluhan dan usulan dari petani setempat. Diantaranya dibutuhkan penambahan sarana prasarana pertanian seperti pengadaan alat combine untuk kemajuan para petani, revitalisasi air, SOP air untuk bisa ditinjau lagi, kesulitan pengadaan pupuk, fluktuasi harga padi, serta dukungan Pemkab untuk perbaikan pertanian. 

Menanggapi hal tersebut, Bupati akan melakukan evaluasi bersama terkait masalah JITUT, pengelolaan air, serta sarana prasarana. 
“Terima kasih atas saran dan masukan petani. Nanti kita akan evaluasi bersama. Terkait sarana prasarana, sudah kita anggarkan, tapi harus dibagi rata karena luas lahan pertanian kita sangat banyak,”jelasnya.

Sementara, plt. Kepala Dinas Pertanaian dan Pangan , Agus Herawan menyampaikan, tidak hanya padi yang bisa di panen menggunakan mesin combine. Dirinya menuturkan, mesine combine bisa untuk memanen kacang hijau jenis vima 3  juga jagung.

“Mesin combine tidak hanya untuk panen padi, namun jagung juga bisa. Varietas jenis kcanag hijau yang kita panen adalah jenis vima 3. Yang mana keunggulan kacang hijau jenis vima 3 ini bisa kita panen secara serentak,” kata Agus.

Agus menjelaskan saat ini panen raya dan desa-desa  sudah mulai memanen komoditas kacang hijau pada musim tanam ke tiga ini. Namun demikian Agus menjelaskan harga kacang hijau masih  relatif baik dengan harga Rp 17 ribu per kilogram.
“Mudah-mudahan meningkat, karena harga kacang ijo tidak seperti harga gabah. Semoga harga gabah yang kemaren sempat anjlok dapat terbantu dengan adanya panen kacang hijau, “Tandasnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Tani Karya Bakti Tlogosih , Muh Ali mengatakan bahwa panen kacang hijau musim ini hasilnya bagus sekali, rata-rata antara 7 kwintal sampai 1,2 ton dalam waktu 2 bulan, sehingga sangat membantu sekali bagi perekonomian masyarakat desa. 

Berdasarkan Analisa usaha tani, untuk kacang ijo per bau sekitar 34 juta, per hektar bisa menghasilkan satu ton, sehingga kisaran penghasilan bersih 6 juta untuk satu bulan. (Kominfo/ist)