Pembukaan Forkab Kormi Demak Bupati Bersama Forkopimda Menaiki Sepeda Tua
DEMAK – Bupati Demak Eisti’anah bersama Forkopimda di dampingi Wakil Bupati Muhammad Badruddin, Sekda Demak Ahmad Sugiharto, Ketua Umum Kormi Kabupaten Demak Tatiek Soelistijani menaiki sepeda tua berkeliling di lokasi Forkab Alun-Alun Demak. Para pimpinan Daerah, sebelumnya memukul kentongan bersama dilanjutkan bersepeda menandai dibukanya Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten (Forkab) Demak Tahun 2026 yang diselenggarakan selama dua hari, dari tanggal 23 hingga 24 September 2026.
Dalam laporan kegiatan Forkab, Ketua Umum KORMI Kabupaten Demak Tatiek Soelistijani mengatakan, Forkab tahun ini menyasar pelajar mulai jenjang SD, SMP hingga SMA serta tenaga pendidik. Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk membudayakan olahraga tradisional sekaligus meningkatkan minat masyarakat terhadap olahraga.
“Ini untuk membudayakan olahraga tradisional serta memasyarakatkan olahraga untuk masyarakat Demak. Prinsip kami, masyarakat bugar dan Demak maju”, ujar Tatiek saat Upacara Pembukaan Forkab, Rabu (23/09/26).
Dalam Forkab 2026, melombakan 13 jenis olahraga (jenor). Meliputi ASKI, ASIAFI, YPOK, SHM, APPSBI, PERBOSI, FROSPEK, FESPATI, IESPA, KOSTI, PORTINA, PERTONSI, dan POGTI.
Tatiek berharap, pelaksanaan Forkab tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, serta membangun semangat guyub, rukun, dan gotong royong di tengah masyarakat.
“Jadikan festival ini sebagai ruang untuk bergembira, berinteraksi, dan menjaga kesehatan bersama”, katanya.
Sementara itu, Bupati Demak Eisti’anah mengatakan, kegiatan olahraga masyarakat perlu terus didorong agar olahraga menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Menurutnya, masyarakat yang sehat merupakan modal utama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Dengan kondisi masyarakat yang sehat dan bugar, diharapkan lahir generasi yang lebih produktif, percaya diri, serta mampu memberikan kontribusi dalam pembangunan Kabupaten Demak.
“Melalui festival ini, kami berharap lahir semakin banyak komunitas-komunitas olahraga masyarakat yang aktif di tingkat desa, kelurahan, kecamatan hingga kabupaten”, ujar Eisti’anah.
Bupati juga mengapresiasi KORMI Kabupaten Demak yang terus melestarikan dan mengembangkan olahraga tradisional di tengah masyarakat.
“Terima kasih kepada panitia dan KORMI yang telah nguri-uri olahraga tradisional. Bagi yang menang nantinya akan mewakili Demak ke tingkat provinsi dan nasional”, pungkasnya. (red-kmf/ist)
