Penguatan Sistem Rujukan dan Mutu Pelayanan Kesehatan Di Kabupaten Demak
DEMAK – Dinkesda Demak terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan tingkat pertama melalui penguatan sistem rujukan, optimalisasi Program Rujuk Balik (PRB), serta skrining lanjutan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 14 Juli 2026, bertempat di Renz Cafe Demak dengan melibatkan BPJS Kesehatan serta jajaran fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari BPJS Kesehatan Kantor Cabang Semarang dan diikuti oleh tim tata kelola fasilitas dan mutu pelayanan kesehatan serta perwakilan puskesmas di Kabupaten Demak. Fokus utama kegiatan adalah memastikan sistem rujukan berjalan sesuai indikasi medis dan kompetensi FKTP, sehingga dapat mengurangi rujukan yang tidak diperlukan serta meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan.
Dalam penguatan sistem rujukan, ditekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar pelayanan, pedoman klinis, serta alur rujukan yang telah ditetapkan. Selain itu, kesinambungan pelayanan pasien dari FKTP ke rumah sakit hingga kembali ke FKTP menjadi perhatian utama guna menjamin kualitas layanan yang optimal.
Katim Takelfasmut Wahyu Andriyanto, SKM, S.Kep., Ners., M.K.M menyampaikan penguatan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan. “Sistem rujukan yang tepat dan sesuai indikasi akan memperkuat pelayanan di tingkat primer sekaligus meningkatkan efisiensi layanan kesehatan secara menyeluruh,” ujarnya.
Selain itu, optimalisasi Program Rujuk Balik (PRB) juga menjadi fokus penting dalam kegiatan ini. Puskesmas diharapkan lebih aktif dalam melakukan monitoring pasien, edukasi kepatuhan pengobatan, serta koordinasi dengan rumah sakit dan BPJS Kesehatan. Ketersediaan obat PRB juga menjadi perhatian agar pelayanan kepada pasien penyakit kronis dapat berjalan tanpa hambatan.
Penguatan skrining lanjutan turut menjadi bagian strategis dalam upaya promotif dan preventif. Melalui peningkatan cakupan skrining faktor risiko penyakit tidak menular dan penyakit prioritas, diharapkan dapat dilakukan deteksi dini serta tindak lanjut yang tepat, baik melalui pemeriksaan lanjutan maupun rujukan.
Perwakilan dari BPJS Kesehatan juga menekankan pentingnya sinergi dalam pelaksanaan program. “Kami akan terus memberikan pembinaan, pendampingan, serta memperkuat koordinasi dengan FKTP agar pelayanan kesehatan semakin berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat”, ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh FKTP di Kabupaten Demak dapat terus meningkatkan mutu pelayanan dengan mengutamakan keselamatan pasien, penguatan kompetensi SDM, serta pemanfaatan teknologi informasi sebagai bagian dari transformasi layanan kesehatan. (Kesmas_Promkes PM)
