Penjamasan Terbatas Tanpa Iringan Prajurit Patangpuluhan

DEMAK - Meskipun perayaan Grebeg Besar Demak di hari Raya Idul Adha tahun ini ditiadakan, namun pelaksanaan penjamasan pusaka Kanjeng Sunan Kali jaga tetap dilaksanakan secara internal pihak kasepuhan Kadilangu. Tradisi penhamasan dilakukan dengan tertutup dan dengan jumlah terbatas di cungkup makam Kanjeng Sunan, Selasa ( 20/7/21).
Dalam pantauan dilapangan minyak jamas dibawa beberapa abdi kasepuhan tanpa ada iring iringan prajurit patang puluhan.  Diketahui setiap pelaksanaan penjamasan diikuti bupati dan forkopimda serta 40 prajurit dan Adipati dengan kereta kencana mengawal minyak jamas dari pendopo kabupaten hingga Kadilangu. 
Meskipun demikian pelaksanaan penjamasan mendapat pengawasan dan penjagaan dari dinas Pariwisata dan pihak keamanan seperti TNI dan Polri. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak terjadi akumulasi massa ditengah pandemi Covid-19. 
Sekdin Pariwisata Kurnia Zuharoh  saat memantau pelaksanaan tersebut menyampaikan, Melihat masih berlakunya PPKM Darurat ditengah pandemi Covid-19 ini kegiatan grebeg besar dan iringan prajurit patang puluhan. 
"Peniadaan dua event besar yang selalu menjadi favorit wisata budaya ini sudah ke dua kalinya tidak dilaksanakan. Karena berpotensi terjadi akumulasi massa yang cukup besar, ini dilakukan untuk menghindari penyebaran virus korona dan implementasi dari PPKM Darurat " Jelas Kurnia. (Kominfo/ rd/ put)