Rumah Gizi Balita Demak Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting Sejak Dini
DEMAK – Upaya percepatan penurunan stunting terus diperkuat oleh Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten Demak melalui kegiatan Rumah Gizi Balita Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Senin (29/6/2026) pukul 08.00 WIB hingga selesai di Desa Ngemplik Wetan.
Kegiatan ini melibatkan Tim Kesga Gizi Dinkes, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Tengah, Tim Puskesmas Karanganyar I, kader kesehatan desa, serta 13 ibu balita dengan kondisi stunted dan gizi kurang.
Rumah Gizi Balita merupakan bentuk edukasi dan sosialisasi bagi ibu, pengasuh balita, dan keluarga dalam upaya meningkatkan pemahaman terkait pemenuhan gizi anak serta pencegahan stunting. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap visi nasional mewujudkan Generasi Emas 2045.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan penguatan dalam pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai alat pemantauan tumbuh kembang balita. Selain itu, dilakukan pemeriksaan kesehatan langsung oleh dokter spesialis anak guna memastikan kondisi balita serta memberikan intervensi yang tepat.
Perwakilan Tim Kesga Gizi Dinkesda menyampaikan bahwa peran keluarga sangat penting dalam upaya pencegahan stunting.
“Melalui Rumah Gizi Balita, kami ingin meningkatkan pengetahuan dan kesadaran keluarga agar lebih optimal dalam memenuhi kebutuhan gizi anak serta rutin memantau tumbuh kembangnya”, ujarnya.
Sementara itu, perwakilan dari IDAI Jawa Tengah menegaskan pentingnya deteksi dini dan intervensi yang tepat pada balita berisiko.
“Pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis anak diharapkan dapat membantu mengetahui kondisi balita secara menyeluruh, sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat”, ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjadi peningkatan status gizi balita serta penurunan angka stunting di Kabupaten Demak. Dinkesda terus berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa depan. (Kesmas_Promkes PM)
