Seminar Kesehatan “Dari Pandemi menuju Endemi Covid19”

DEMAK - Masih dalam rangkaian kegiatan memperingati HUT PPNI ke 48, Dewan Pengurus Komisariat RSUD Sultan Fatah Demak mengadakan Seminar dengan tema “Dari pandemi menuju endemi Covid-19. Seminar diselenggarakan pada hari Sabtu, 12 Maret 2022 bertempat di aula lantai 1 RSUD Sultan Fatah Demak, hadir sebagai pembicara dr Mulyono Adji Sp.P,FISR, dokter Spesialis paru, Dokter Penanggung Jawab Ruang Isolasi di RSUD Sultan Fatah Demak.

Seminar dipandu oleh Abdul Mukid, S.kep Ners, selaku Kepala Ruang Isolasi di RSUD Sultan Fatah. Seminar diselenggarakan dengan model Hybrid, yaitu seminar dengan menggabungkan sistem online dan offline demi memenuhi protokol kesehatan. Seminar diikuti oleh 50 peserta secara tatap muka langsung dan 100 peserta secara online melalu zoomeeting. Peserta terdiri atas perawat, nakes lain, mahasiswa ilmu keperawatan dan masyarakat umum.

Di awal seminar dr. Mulyono Adjie,Sp.P menjelaskan definisi Pandemi dan Endemi. Menurutnya Pandemi adalah wabah yang berjangkit serempak dimana–mana, meliputi daerah geografis yang luas, pandemi merupakan penyakit yang menyebar secara cepat di suatu tempat, dan penyebarannya, hampir ke seluruh negara atau benua. Contoh Covid19. Sedangkan endemi bisa diartikan penyakit yang berjangkit di suatu daerah atau pada suatu golongan masyarakat, hal ini bersifat konstan dan ada secara terus-menerus di suatu populasi atau daerah tertentu, contoh malaria ataupun demam berdarah.

“Terkait dengan pencabutan status dari Pandemi menjadi Endemi adalah hak prerogatif WHO selaku Organisasi Kesehatan Dunia, Setelah masa pandemi akan ada masa transition period, baru status akan menjadi endemi”, jelas Mulyono.

“Ikuti program vaksinasi dari Pemerintah, baik vaksin pertama kedua maupun boosternya, karena bagaimanapun daya tahan tubuh yang belum dan sudah vaksinasi, tetap akan beda”, tambahnya.

Lebih lanjut dia menuturkan, apapun varian Covid-19, protokol kesehatan tetap sama, dan masyarakat tidak boleh over confident terkait perubahan status pandemi menjadi endemi Covid-19.

“Yang terpenting masyarakat harus meningkatkan imunitas dengan berbagai hal yang menyenangkan. Termasuk untuk selalu bersyukur dan Bahagia”, pungkas Mulyono. (RSUD Sulfat)