Vaksinasi Doses 2 Guna Bentuk Imunogenitas Tubuh

DEMAK – Vaksin Covid-19 harus diberikan dalam dua dosis. Hal ini demi membentuk antibodi atau imunogenitas tubuh terhadap virus Korona secara optimal. “Jadi untuk mengoptimalkan pembentuk antibodi maka harus diberikan dua kali penyuntikan”, kata Kepala Puskesmas Bonang 2 Indah Kusumawati di hadapan peserta vaksinasi doses kedua yang sedang mengantri di Gedung B Kabupaten Demak, Rabu (10/3/21).

Antibodi tubuh tidak langsung terbentuk sesaat setelah vaksin Covid-19 disuntikan. Vaksin Covid-19 CoronaVac asal Sinovac akan membentuk antibodi yang optimal 28 hari pasca penyuntikan dosis kedua.

“Jadi setelah 14 hari pasca vaksinasi dosis pertama antibodi tubuh yang terbentuk terhadap Virus Korona mencapai 60 persen. Kemudian 28 hari pasca vaksinasi dosis kedua, pembentukan antibodi bisa mencapai 95-99 persen”, tuturnya.

Lebih lanjut Indah menjelaskan, untuk peserta yang akan melakukan vaksin doses 2 harus makan terlebih dahulu serta membawa kartu identitas (KTP) atau kartu vaksinasi Covid-19 doses pertama. “Saya himbau kepada peserta vaksinasi harus makan terlebih dahulu sebelum disuntik.  Jangan lupa membawa kartu vaksinasi dosis pertama atau KTP juga tidak apa-apa jika lupa”.

Ditambahkan Indah, masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan 5M sembari menunggu giliran vaksin. Protokol yang dimaksud berupa memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Sementara salah satu peserta vaksin Staf Dinkominfo Demak Shella Faradiba mengaku, tidak merasakan efek negatif saat dilakukan penyuntikan pada doses kedua ini. “Saya tidak merasakan efek apapun setelah vaksin. Paling agak lapar dan sedikit pegal di lengan. Selebihnya saya merasa tambah sehat”. (Kominfo/ist)