Ada Semangat Baru di Bumi Kota Wali
DEMAK – Ada semangat baru yang sedang tumbuh di Bumi Wali. Dinas Pariwisata Kabupaten Demak tengah menyiapkan perjalanan panjang penuh cerita, sebuah rangkaian agenda yang tidak sekadar menjadi tontonan, tetapi juga ruang bersama untuk merayakan identitas, kebanggaan, dan mimpi-mimpi besar tentang pariwisata Demak.
Dimulai dari Oktober, Dodolan Demak, potensi lokal akan diajak berkelana. Filosofi “Do Dolan” ayo jalan-jalan dihadirkan sebagai semangat.
November, Tembiring Creative Fun (TCF) hadir kembali dengan format fresh. Tahun ini TCF genap berusia tiga tahun, masih muda, namun sudah menjadi magnet yang selalu dinanti. Dengan cahaya glow parade, hentakan EDM, dentuman drumlight, hingga liukan api fire dance, TCF hadir bukan sekadar hiburan, melainkan simbol kreatifitas anak muda Demak yang terus menyala.
Tak hanya itu, Demak akan kembali menuturkan kisahnya lewat Festival Pesisiran. Sebuah upaya untuk menghidupkan kembali kejayaan pesisir, ketika Demak pernah berdiri sebagai pusat maritim dan budaya.
Di bulan yang sama, ada pula Diaspora. Sebuah forum yang mempertemukan para peneliti dari berbagai penjuru Indonesia untuk datang, melihat, merasakan, dan berbincang langsung tentang Demak.
Puncaknya adalah Demak akan menyapa warganya di perantauan lewat Pentas Duta Seni di TMII Jakarta. Di Anjungan Jawa Tengah, Demak akan menampilkan tari kolosal yang megah, lebih spektakuler dari sebelumnya. Setelah “Adeging Kasultanan Demak Bintoro”,
Teprisah, Kadinparta Demak, Endah menyampaikan harapan besar dari rangkaian agenda ini. “Kami ingin setiap langkah pariwisata menjadi jembatan antara masa lalu dan masa depan. Agar masyarakat Demak merasa bangga, wisatawan merasa terpesona, dan generasi muda punya ruang untuk berkarya”, tuturnya penuh semangat. (Dinparta/sh/jm)
