Pemkab Demak Siapkan Rehabilitasi Jembatan Glodak Tahun Ini

DEMAK – Pemerintah Kabupaten Demak memberikan perhatian terhadap kondisi Jembatan Glodak di Desa Banjarsari, Kecamatan Sayung, yang menjadi akses penghubung bagi masyarakat dari Desa Sidorejo, Banjarsari, Surodadi hingga Gemulak.

Jembatan sepanjang sekitar 100 meter tersebut dinilai sudah dalam kondisi memprihatinkan dan tidak layak menunjang mobilitas masyarakat. Kondisi itu dikhawatirkan membahayakan pengguna, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jembatan tersebut.

Kepala Bapperida Kabupaten Demak Masbahatun Niamah bersama Sekretaris DinPUTR Kabupaten Demak Naning Prih Hatiningrum meninjau langsung kondisi Jembatan Glodak, Selasa (15/9/26).

Dari hasil peninjauan, kondisi jembatan memerlukan penanganan agar dapat kembali memberikan akses yang aman bagi masyarakat.

Ia mengatakan, rehabilitasi Jembatan Glodak direncanakan dilaksanakan tahun ini. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan jembatan sebagai akses aktivitas sehari-hari.

“Ada perhatian dari Ibu Bupati, tahun ini bisa diperbaiki dengan semestinya. Supaya warga sekitar, terutama anak sekolah, bisa melaksanakan kegiatan sehari-hari dengan aman dan nyaman”, katanya.

Tim Teknis DinPUTR, Syukur, menjelaskan bahwa anggaran rehabilitasi Jembatan Glodak telah dialokasikan. Dalam pelaksanaannya, sejumlah material lama yang masih layak akan tetap dimanfaatkan, termasuk pilar jembatan, dengan dilakukan penyesuaian elevasi.

Sementara itu, bagian atas jembatan akan menggunakan plat beton. Selain diperkuat, jembatan juga akan dilebarkan dari sebelumnya sekitar 2,2 meter menjadi tiga meter.

Kepala Desa Banjarsari Haryanto menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Demak atas perhatian terhadap kondisi Jembatan Glodak.

Menurutnya, jembatan tersebut telah dibangun sekitar 20 tahun lalu dan selama ini menjadi akses penting bagi masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. (red-kmf/ist)