Tanamkan Budaya Literasi Sejak Dini, SD Plus Latansa Demak Ikuti Wisata Literasi di Perpustakaan Umum Kabupaten Demak
DEMAK – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak menerima kunjungan wisata literasi dari peserta didik SD Plus Latansa Demak pada Selasa, 3 November 2026, bertempat di Perpustakaan Umum Kabupaten Demak. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya mengenalkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran yang menyenangkan sekaligus menanamkan kecintaan terhadap membaca sejak usia dini.
Dalam kegiatan wisata literasi tersebut, para siswa diajak mengenal lebih dekat lingkungan perpustakaan, berbagai koleksi bahan bacaan, serta fasilitas layanan yang tersedia. Melalui kunjungan ini, peserta didik diberikan pengalaman belajar di luar kelas dengan suasana yang berbeda, sehingga perpustakaan tidak hanya dikenal sebagai tempat menyimpan dan meminjam buku, tetapi juga sebagai ruang untuk bereksplorasi, berkreasi, dan memperoleh pengetahuan.
Kegiatan wisata literasi menjadi bagian penting dalam membangun kedekatan anak-anak dengan dunia membaca. Dengan mengenalkan perpustakaan secara langsung sejak usia sekolah dasar, diharapkan tumbuh rasa ingin tahu, kegemaran membaca, serta kebiasaan memanfaatkan buku sebagai sumber informasi dan pengetahuan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak, Agung Hidayanto, S.Sos., M.M., menyampaikan komitmennya untuk terus mengembangkan program wisata literasi sebagai salah satu program unggulan dalam mendukung peningkatan budaya baca masyarakat, khususnya generasi muda.
Menurutnya, perpustakaan harus mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menarik, ramah anak, dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik. Wisata literasi bukan sekadar kegiatan kunjungan, melainkan bagian dari strategi membangun kedekatan antara anak-anak dengan perpustakaan serta menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan sejak dini.
Agung Hidayanto juga menegaskan bahwa Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak akan terus membuka ruang kolaborasi dengan sekolah, madrasah, dan lembaga pendidikan lainnya untuk memperluas jangkauan program wisata literasi. Dengan semakin banyaknya peserta didik yang berkunjung, diharapkan perpustakaan menjadi salah satu destinasi edukasi yang diminati sekaligus menjadi bagian dari proses pembelajaran.
Program ini sejalan dengan upaya penguatan literasi melalui pendekatan yang inklusif dan berkelanjutan. Perpustakaan diharapkan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat aktivitas edukatif yang mampu mengembangkan kreativitas, wawasan, dan kemampuan berpikir anak-anak.
Melalui kunjungan SD Plus Latansa Demak ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Demak berharap semakin banyak sekolah yang memanfaatkan layanan wisata literasi sebagai sarana pembelajaran di luar kelas.
Dengan komitmen dan kolaborasi bersama satuan pendidikan, DINPERPUSAR Demak terus bergerak menghadirkan perpustakaan yang dekat dengan masyarakat, menyenangkan bagi anak-anak, serta menjadi fondasi dalam membangun generasi Demak yang cerdas, literat, dan berdaya saing. (perpusar)
