Optimalkan Pengairan, Kabupaten Demak Gelar Wiwitan Tandur Dan Resmikan Irigasi Perpompaan untuk Dukung Produktivitas Pertanian

DEMAK – Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah, S.E., mengajak seluruh petani dan pemangku kepentingan untuk bersinergi menyukseskan Musim Tanam (MT) I Tahun 2026/2027 guna meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Wiwitan Tandur yang dilaksanakan di lahan sawah Desa Kedungori, Kecamatan Dempet, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan diawali dengan peresmian Irigasi Perpompaan (IRPOM) yang ditandai dengan pemotongan pita dan penekanan saklar oleh Bupati Demak bersama Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Demak, H. Faozan, S.H.; Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Agus Herawan, S.IP., M.M.; perwakilan Kementerian Pertanian melalui BPLIP Kelas I Bandung, Agus Gunawan; serta Kepala Desa Kedungori, Maryoko.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Agus Herawan, S.IP., M.M., menyampaikan bahwa rencana luas tanam padi pada MT I 2026/2027 mencapai kurang lebih 48.088 hektare. Hingga 21 Oktober 2026, realisasi tanam telah mencapai 439 hektare yang tersebar di Kecamatan Karanganyar, Gajah, dan Dempet.

Untuk mendukung percepatan tanam, Kabupaten Demak menerima bantuan infrastruktur pertanian dari Kementerian Pertanian melalui BPLIP Kelas I Bandung, berupa 93 unit IRPOM, 42 titik Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier (OPJIT), serta 11 titik Bangunan Konservasi (Bangkon). Seluruh infrastruktur tersebut telah selesai dibangun. Dari 93 unit IRPOM, sebanyak 30 unit difasilitasi aliran listrik oleh PLN, sedangkan 63 unit lainnya menggunakan bahan bakar solar. Total nilai bantuan mencapai Rp20,03 miliar.

Agus Herawan mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dan pihak terkait dalam pembangunan infrastruktur pertanian tersebut. Ia berharap penyambungan listrik untuk unit IRPOM yang difasilitasi PLN dapat segera direalisasikan. Ia juga menegaskan komitmen Dinas Pertanian dan Pangan untuk terus melakukan koordinasi, pendampingan, pemantauan, dan optimalisasi program pertanian bersama kelompok tani, penyuluh, pemerintah desa, serta petugas teknis.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Demak, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Demak, perwakilan BPLIP Kelas I Bandung, jajaran Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, unsur Forkopimcam Dempet, pemerintah desa, PT PLN (Persero), perusahaan mitra pertanian  PT Corin Mulia Gemilang dan PT Saprotan Utama Nusantara, tenaga penyuluh pertanian, petani milenial peserta Sekolah Lapang Padi 12 Ton, kelompok tani Desa Kedungori, serta kelompok tani penerima bantuan.

Dalam sambutannya, Bupati Demak menekankan pentingnya pengelolaan dan pemeliharaan jaringan irigasi secara berkelanjutan dengan melibatkan petani, kelompok tani, pemerintah desa, Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), dan instansi terkait. Selain itu, petani didorong menerapkan pemupukan berimbang, memanfaatkan teknologi dan mekanisasi pertanian, serta melindungi usaha tani melalui program asuransi pertanian.

Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif agar tidak mudah beralih fungsi. Melalui sinergi seluruh pihak, pelaksanaan MT I 2026/2027 diharapkan berjalan lancar, menghasilkan panen optimal, serta memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani di Kabupaten Demak.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara simbolis kepada enam kelompok tani, yaitu KT Ngudi Mukti Desa Bango, Kecamatan Demak, berupa transplanter; KT Suka Sari Desa Sokokidul, Kecamatan Kebonagung, berupa traktor roda empat; KT Lestari Desa Tlogosih, Kecamatan Kebonagung, berupa IRPOM; KT Makmur Sejahtera Muteran dan KT Nur Cahyo di Kecamatan Dempet, masing-masing berupa IRPOM; serta KT Jaya Desa Kedungori, Kecamatan Dempet, berupa bantuan OPJIT.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan pelaksanaan Wiwitan Tandur sebagai penanda dimulainya tradisi tanam pada MT I 2026/2027 di lahan sawah Desa Kedungori. Acara kemudian ditutup dengan Rembug Tani yang menghadirkan perwakilan PT Corin Mulia Gemilang, PT Saprotan Utama Nusantara, serta Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Heriwuryanta, S.TP., M.P.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Demak berharap dukungan infrastruktur, bantuan sarana pertanian, serta penguatan koordinasi antara pemerintah, penyuluh, pelaku usaha, dan petani dapat mempercepat tanam serta meningkatkan hasil produksi pertanian di Kabupaten Demak. (pertan)